Jumat, 12 Juli 2013

Gelap

Gelap itu, ternyata belum sepenuhnya bisa menjadi terang. Masih suram, gelap gulita. Di dalam gelap itu, aku belum bisa menemukan mana yang terang. Bukan hanya mana yang terang, yang mana yang harus aku tempuh pun aku tidak tahu. Begitu banyak, membuatku bingung mana yang harus aku pilih.
Banyak yang menuntunku menuju terang itu, tapi aku masih melihat itu gelap. Gelapkah? atau aku yang kurang yakin? Aku hampir menemukan terang, tapi ada yang menghancurkan terang itu. Bukan ada, tapi banyak. Aku selalu berfikir, terlalu terlambatkah untuk menemukan cahaya terang itu?



Kamis, 16 Mei 2013

Berkaca Diri


Mengerikan..
Semua hal tidak berada pada tempatnya. Pertanyaan besar. Mengapa? Bagaimana bisa? Sejak kapan?
Entah, mungkin sudah dari jaman dahulu kala, sepertinya begitu. Atau hal mengerikan itu sempat menghilang dan kemudian muncul lagi? Pertanyaan besar kembali muncul. Mengapa? Bagaimana bisa? Sejak kapan?
Bayangkan, jika banyak hal tidak berada pada tempatnya? Akan kacau bukan? Adakah yang merasa, bahwa itu tidak benar? Atau mereka tahu tapi hanya membenarkan? Atau bahkan hanya dianggap lalu saja? Berfikir itu tidak akan mempengaruhi hidup mereka?
Mulai berkaca diri, aku seperti itu jugakah? Mulai berkaca diri, aku kah orang itu? Akukah yang menyebebkan kekacauan itu, akukah yang menyebabkan hal-hal itu tidak pada tempatnya? Akukah salah satu dari mereka yang menyebabkan kekacauan itu?
Mulai berkaca diri, mulai belajar untuk tidak menyalahkan orang lain.
Mulai berkaca diri, untuk memulai membenahi diri.
Mungkin, jika aku mulai dari diriku sendiri. Hal itu akan membuat orang lain pun menyadari. Dan membuat orang lain mulai membenahi diri.
Mengembalikan sesuatu kembali pada tempat yang seharusnya. Dan menyelesaikan kekacauan yang terjadi.