Dan ternyata, memahami orang itu sulit. bagaimana perasaan, sifat, watak dan hal lainnya tentang manusia. banyak kesalah pahaman yang terjadi, jika kita tidak berusaha mengalah. banyak alasan dalam memutuskan suatu keputusan, entah itu karena untuk melindungi orang yang penting dalam hidup kita, atau hanya untuk melindungi diri kita sendiri. unik, menyenangkan menurutku, jika kita dapat mengerti, memahami dan tau bagaimana perasaan orang lain, sifat orang lain, ataupun dapat membaca apa yang orang lain fikirkan. hati, hati tempat perasaan sebenrnya berada. mungkin banyak, orang yang sebenarnya dia hanya menggunakan topeng belaka. entah itu topeng agar orang lain merasa lebih baik, ataupun topeng yang dapat membuat orang lain merasa terbohongi?
Walau dengan menggunakan topeng yang baikpun, yang dapat membuat orang lain selalu nyaman, tetapi dalam hati? entah. tidak ada di dunia ini, manusia yang seperti malaikat bukan? ataupun semua orang jahat. sebenarnya merekapun mempunyai hati nurani, hanya saja mungkin hati nurani itu sedang tertutupi oleh semua perasaan riya, sombong, dendam dan hal lain sebagainya. sifat - sifat yang dpat membuat manusia lupa akan diri mereka. adakah orang yang dapat mengerti semua perasaan, sifat manusia di dunia ini? sungguh beruntunglah dia. dia dapat menempatkan diri mereka sebagai teman yang nyaman bagi orang lain. karena dia mengerti apa yang bisa membuat orang lain marah, nyaman, tersenyum, bahkan menenangkanny ketika dia sedang gelisah?
Inginnya aku mempunyai hal seperti itu, sehingga tidak ada orang yang membenciku karena ini itu. mungkin, jika kita mempunyai sifat atau kepribadian sesempurna itu, kita dapat bersimpati orang disekitar, berempati pada orang sekitar. dan tentunya, tidak akan ad kekacauan di dunia ini. karena orang saling mengerti satu sama lain. Tapi, tidak ada manusia sesempurna itu bukan?
Banyak kesalahpahaman terjadi, karena kita tidak mau, atau malah tidak ingin melihat alasan yang sebenarnya? belum tentu apa yang kita nilai, adalah nilai yang sebenarnya. mungkin itu diselimuti oleh perasaan marah, iri, benci, angkuh, sombong. persepsi. kenapa kita tidak mencoba untuk membangun persepsi yang positif untuk orang lain, sehingga tidak ada orang lain yang tersakiti. setidaknya berusaha untuk mencari kejelasan dalam suatu masalah, jangan membuat kesimpulan sendiri dalam menilai orang lain. wajah itu menipu, tapi tidak dengan hati. hati akan selalu memperlihatkan kebenenaran. hanya ada satu yang paling mengerti semua perasaan manusia di dunia ini. hanya saja, kadang manusia tidak menyadari itu. Dia selalu ada dikala manusia senang, sedih, bahagia. dan Dia-lah yang paling mengerti apa yang kita butuhkan. Dia-lah Sang Maha Pencipta.
Walau dengan menggunakan topeng yang baikpun, yang dapat membuat orang lain selalu nyaman, tetapi dalam hati? entah. tidak ada di dunia ini, manusia yang seperti malaikat bukan? ataupun semua orang jahat. sebenarnya merekapun mempunyai hati nurani, hanya saja mungkin hati nurani itu sedang tertutupi oleh semua perasaan riya, sombong, dendam dan hal lain sebagainya. sifat - sifat yang dpat membuat manusia lupa akan diri mereka. adakah orang yang dapat mengerti semua perasaan, sifat manusia di dunia ini? sungguh beruntunglah dia. dia dapat menempatkan diri mereka sebagai teman yang nyaman bagi orang lain. karena dia mengerti apa yang bisa membuat orang lain marah, nyaman, tersenyum, bahkan menenangkanny ketika dia sedang gelisah?
Inginnya aku mempunyai hal seperti itu, sehingga tidak ada orang yang membenciku karena ini itu. mungkin, jika kita mempunyai sifat atau kepribadian sesempurna itu, kita dapat bersimpati orang disekitar, berempati pada orang sekitar. dan tentunya, tidak akan ad kekacauan di dunia ini. karena orang saling mengerti satu sama lain. Tapi, tidak ada manusia sesempurna itu bukan?
Banyak kesalahpahaman terjadi, karena kita tidak mau, atau malah tidak ingin melihat alasan yang sebenarnya? belum tentu apa yang kita nilai, adalah nilai yang sebenarnya. mungkin itu diselimuti oleh perasaan marah, iri, benci, angkuh, sombong. persepsi. kenapa kita tidak mencoba untuk membangun persepsi yang positif untuk orang lain, sehingga tidak ada orang lain yang tersakiti. setidaknya berusaha untuk mencari kejelasan dalam suatu masalah, jangan membuat kesimpulan sendiri dalam menilai orang lain. wajah itu menipu, tapi tidak dengan hati. hati akan selalu memperlihatkan kebenenaran. hanya ada satu yang paling mengerti semua perasaan manusia di dunia ini. hanya saja, kadang manusia tidak menyadari itu. Dia selalu ada dikala manusia senang, sedih, bahagia. dan Dia-lah yang paling mengerti apa yang kita butuhkan. Dia-lah Sang Maha Pencipta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar