Makan dan minum. Sepertinya itu adalah
hal yang selalu kita lakukan. Setiap hari, setiap pagi siang sore, atau malah
setiap jam? Ternyata, dalam melakukan kegiatan tersebut (makan dan minum) ada
etikanya loh. Salah satunya adalah tidak makan dan minum dalam keadaan berdiri.
Larangan ini terdapat dalam hadist, hadist itu berbunyi :
Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَا يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِيَ فَلْيَسْتَقِئْ
“Janganlah sekali-kali salah seorang di
antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia
muntahkan.” (HR.
Muslim no. 2026)
Dari Anas radhiallahu anhu dari Nabi
shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِمًا
أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِمًا
“Bahwa beliau melarang seseorang minum
sambil berdiri.” (HR.
Muslim no. 2024).
Sepertinya kita sering makan dan minum
dalam keadaan berdiri. Bahkan sepertinya hal itu sudah menjadi hal yang lumrah.
Kenapa makan dan minum tidak boleh dilakukan dalam keadaan beridiri? Padahal
kan makan dan minum bisa bebas dilakukan dimana saja. Yang penting di tempat
yang tempat kan? Ternyata, ini ada pembuktian ilmiahnya.
Secara ilmiah, makan sambil duduk dan
tetap pada satu tempat membuat otak tidak akan memikirkan makanan lain selain
yang ada di hadapannya saat itu. Hal itu karena tubuh akan memberikan sinyal
pada otak untuk tidak perlu mencicipi makanan lainnya dan fokus pada satu makanan
ketika sedang duduk, dan hal itu membuat Anda lebih sedikit memasukkan kalori
dalam tubuh. Mengapa Rasulullah melarang ummatnya minum berdiri. Dalam hadist
disebutkan “janganlah kamu minum sambil berdiri” Ini dibuktikan dari segi
kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer.
Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga
air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan
pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri.
Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika
langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter.
Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan
penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah
kencing itu penyebabnya.
Dari Anas r.a. dari Nabi saw.:
"Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri. Qatadah berkata,
"Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa itu
lebih buruk." Pada saat duduk, apa yang diminum atau dimakan oleh
seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun
minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke
dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam
waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian
menyebabkan disfungsi pencernaan. Adapun rasulullah saw pernah sekali minum
sambil berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk
duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan
kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!
Manusia pada saat berdiri, ia dalam
keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras,
supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri
stabil dan dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang
melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia
tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat terpenting pada saat makan
dan minum. Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, di mana syaraf
berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam
keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat.
Makanan dan minuman yang disantap pada
saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi
saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel
yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan
tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition) yang
parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan
pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara
terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya
luka pada lambung.
Para dokter melihat bahwa luka pada
lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan
atau minuman yang masuk. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri
disertai pengerutan otot pada tenggorokkan yang menghalangi jalannya makanan ke
usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang
mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat
makan dan minum.
Dari segi kesehatan. Air yang masuk
dengan cara duduk akan disaring oleh sfringter. Sfringter adalah suatu struktur
maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan
menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan
yang berada di ginjal.
Setelah tau ternyata makan dan minum
sambil berdiri itu tidak baik buat tubuh? Mulai untuk tidak makan dan minum sambil berdiri, tidak rugi kan? Malah itu
baik untuk kesehatan. J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar