Rabu, 26 Desember 2012

Mimpi..

Mimpi..
Apa itu mimpi?
Untuk apa mimpi ada?
Aku masih belum mengerti, apa arti mimpi sebenarnya. Yang aku tahu, hanya mimpi ketika kita tidur. Selain itu? Mimpi.. Akupun masih belum tau apa sebenarnya mimpi yang aku punya. apakah sesuatu yang aku inginkan itu mimpi juga? Aku sering mendengar orang berkata "mimpiku adalah menjadi ini itu'
Mimpi, apakah mimpi sama dengan dengan cita-cita? Tapi, apa cita-cita itu sendiri. Aku masih belum yakin, aku tahu arti akan mimpi dan cita-cita. Yang aku tahu, ketika aku kecil aku ditanya apa cita-citaku, dan aku menjawab 'au ingin menjadi seorang dokter.' Jadi apakah sebenarnya mimpi itu?
Mimpi, apakah orang yang tidak mempunyai mimpi adalah orang yang putus akan harapan? Banyak hal yang ingin aku ketahui tentang apa itu mimpi. Bagaiman caraku bermimpi, dan meraih apa yang aku impikan.
Kemudian, aku melihat sendiri. Apa mimpi itu sebenarnya. Ada seseorang yang bilang ' aku tidak menyangka bahwa aku akan menjadi seperti sesukses ini ' dan mengatakannya dengan bahagia. Dan apa yang mereka impikan menjadi kenyataan, dan mereka tidak menyangka akan sebaik ini. Dan aku melihat kesuksesan mereka. Aku tidak berani menghancurkan mimpi-mimpi yang sudah mereka bangun sebesar ini. Mimpi yang menjadi kenyataan. Mimpi yang mereka rajut sekian lama, dan mejadi kenyataan. Bagaimana aku bisa melanjutkan mimpi yang menjadi kenyataan yang mereka bangun selama ini. Aku sudah tau, apa itu mimpi. Tapi bagaimana aku harus membangun mimpi itu lagi, mimpi seperti yang mereka punya? Aku masih belum tahu. Jika aku belum tahu akan hal itu, apakah itu berarti aku masih belum tahu arti akan mimpi?

Rabu, 14 November 2012

Berbeda..

Perbedaannya bisa terlihat jelas, sangat jelas..
Aku yang berubah, melakukan ini itu yang jelas-jelas berbeda dari yang sebelumnya..
Ingin, sangat ingin kembali seperti dulu.. Tidak semua tentunya, tetapi hal yang selalu membuatku tenang, damai.. Apakah aku sudah berubah begitu banyak? Sehingga perbedaannya juga terlihat sangat..
Aku ingin berubah lagi, tapi sayang tidak ada satupun orang yang dapat aku percaya yang dapat membimbingku.. Siapakah yang bisa? Aku minta tolong.. Tolong tunjukan aku lagi jalan yang lurus itu.. Orang yang selalu dapat mengingatkanku.. Hal baik yang dulu jarang aku kerjakan, aku tingkatkan sedikit demi sedikit sekarang.. dan aku rasa itu lebih baik.. Hal lain? Aku lebih bisa mengenal banyak orang sekarang dibandingkan dulu.. Tapi,, apakah hanya karena itu aku berubah? Lebih terbuka, apakah iya aku berubah karena itu?
Jadi, apa yang harus aku lakukan? Apa yang harus aku kerjakan? Katakan? Untuk menjadi seorang aku yang dulu, tetapi aku yang lebih baik.. Bukankah tidak baik sering melihat masa lalu.. Tapi menurutku masa lalu aku yang dulu lebih baik daripada sekarang.. Tapi,, iyakah? Tidak ada orang yang dapat memberi tahuku, mana aku yang lebih baik? Dulukah, atau sekarang? Siapapun, adakah yang dapat memberitahuku?
Aku takut, semakin jauh, aku semakin jauh dariNya.. Jangan sampai.. Jangan sampai hal itu terjadi.. Karena jika itu terjadi, kemana lagi aku harus berpegang erat? Untuk tidak jatuh, dan tidak berjalan lebih jauh dari jalanNya.. Tapi tidak ada yang dapat membimbingku, tidak ada yang dapat memberitahuku.. Bahwa jalan yang sekarang aku tempuh benar atau salah..
Hanya bisa menangis sendiri, menyesali apa yang aku lakukan.. Menangis dalam kebingungan.. Apakah hal ini benar atau salah..
Adakah? Adakah orang yang bisa membantuku ? Menuntunku? Membimbingku?

Jumat, 28 September 2012

Peraturan, dilanggar (?)

Peraturan menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah : 
Ketentuan yang mengikat warga kelompok masyarakat, dipakai sebagai panduan, tatanan, dan kendalikan tingkah laku yang sesuai dan diterima: setiap warga masyarakat harus menaati aturan yang berlaku; atau ukuran, kaidah yang dipakai sebagai tolok ukur untuk menilai atau membandingkan sesuatu.

Hal yang perlu digaris bawahi kendalikan tingkah laku dan setiap warga masyarakat harus menaati aturan yang berlaku.. bukannya itu dimaksud untuk mengendalikan tingkah laku agar aman, tentram, rapi dan sebagainya?. Ada yang bilang, peraturan dibuat untuk dilanggar.. iya kah?
jika peraturan dibuat untuk dilanggar, buat apa peraturan dibuat?. apakah jika tidak ada peraturan, semuanya akan rapi, aman dan tentram?. ada peraturan-pun keadaan sekitar 'kacau', apalagi jika tidak ada peraturan?. entah.. tidak terbayang akan seperti apa keadaannya.

Peraturan dibuat untuk dipatuhi, bukankan itu yang seharusnya?. Contohnya aja, di jalan.. Sebagai pengguna jalan.. 'peraturan baru (?)' trotoar untuk pengguna sepeda motor. apakah itu benar? sebagai pengguna yang seharusnya yaitu pejalan kaki, sudah tidak lagi aman menggunakan jalan yang seharusnya mereka gunakan. Malah pengguna sepeda motor yang menjadi 'raja' di trotoar. kadang risih, kesal.. coba jika keadaan di balik. jalan yang seharusnya para pengguna motor digunakan untuk pejalan kaki.. tentu mereka akan risih bukan? sangat malah sepertinya.. Masih banyak peraturan yang seharusnya dipatuhi malah dilanggar.. entah sudah seberapa banyak.. itu mungkin hanya contoh kecil..

Saya menulis ini bukan berarti saya selalu mematuhi peraturan yang ada, bukan berarti saya-pun melanggar.. Hanya selalu mencoba dan berusaha untuk mematuhi setiap peraturan yang berlaku.. Saya-pun hanya manusia biasa, yang tentunya tidak luput dari kesalahan.. Bukankah lebih baik jika kita saling mengingatkan?. Saling mengingatkan dalam hal kebaikan.. Akan indah, aman, tentram jika peraturan yang dibuat dapat dipatuhi.. tentu saja peraturan yang baik, sesuai dengan aturanNya.. :)
 

Jumat, 20 Juli 2012

Misunderstanding

Dan ternyata, memahami orang itu sulit. bagaimana perasaan, sifat, watak dan hal lainnya tentang manusia. banyak kesalah pahaman yang terjadi, jika kita tidak berusaha mengalah. banyak alasan dalam memutuskan suatu keputusan, entah itu karena untuk melindungi orang yang penting dalam hidup kita, atau hanya untuk melindungi diri kita sendiri. unik, menyenangkan menurutku, jika kita dapat mengerti, memahami dan tau bagaimana perasaan orang lain, sifat orang lain, ataupun dapat membaca apa yang orang lain fikirkan. hati, hati tempat perasaan sebenrnya berada. mungkin banyak, orang yang sebenarnya dia hanya menggunakan topeng belaka. entah itu topeng agar orang lain merasa lebih baik, ataupun topeng yang dapat membuat orang lain merasa terbohongi?
Walau dengan menggunakan topeng yang baikpun, yang dapat membuat orang lain selalu nyaman, tetapi dalam hati? entah. tidak ada di dunia ini, manusia yang seperti malaikat bukan? ataupun semua orang jahat. sebenarnya merekapun mempunyai hati nurani, hanya saja mungkin hati nurani itu sedang tertutupi oleh semua perasaan riya, sombong, dendam dan hal lain sebagainya. sifat - sifat yang dpat membuat manusia lupa akan diri mereka. adakah orang yang dapat mengerti semua perasaan, sifat manusia di dunia ini? sungguh beruntunglah dia. dia dapat menempatkan diri mereka sebagai teman yang nyaman bagi orang lain. karena dia mengerti apa yang bisa membuat orang lain  marah, nyaman, tersenyum, bahkan menenangkanny ketika dia sedang gelisah?
Inginnya aku mempunyai hal seperti itu, sehingga tidak ada orang yang membenciku karena ini itu. mungkin, jika kita mempunyai sifat atau kepribadian sesempurna itu, kita dapat bersimpati orang disekitar, berempati pada orang sekitar. dan tentunya, tidak akan ad kekacauan di dunia ini. karena orang saling mengerti satu sama lain. Tapi, tidak ada manusia sesempurna itu bukan?
Banyak kesalahpahaman terjadi, karena kita tidak mau, atau malah tidak ingin melihat alasan yang sebenarnya? belum tentu apa yang kita nilai, adalah nilai yang sebenarnya. mungkin itu diselimuti oleh perasaan marah, iri, benci, angkuh, sombong. persepsi. kenapa kita tidak mencoba untuk membangun persepsi yang positif untuk orang lain, sehingga tidak ada orang lain yang tersakiti. setidaknya berusaha untuk mencari kejelasan dalam suatu masalah, jangan membuat kesimpulan sendiri dalam menilai orang lain. wajah itu menipu, tapi tidak dengan hati. hati akan selalu memperlihatkan kebenenaran. hanya ada satu yang paling mengerti semua perasaan manusia di dunia ini. hanya saja, kadang manusia tidak menyadari itu. Dia selalu ada dikala manusia senang, sedih, bahagia. dan Dia-lah yang paling mengerti apa yang kita butuhkan. Dia-lah Sang Maha Pencipta.

Minggu, 27 Mei 2012

Blue

Biru..
Warna ini melambangkan ketenangan yang sempurna.
“Arti Warna Biru”
Warna ini bersumber dari cakra disekitar leher.
Warna biru mengungkapkan kesetiaan.
Orang yang mempunyai warna aura biru adalah orang yang setia.

Ciri Kepribadian dan Karakterisitik Lain dari Aura Biru yaitu :
* Penuh perhatian
Orang beraura biru adalah tuan rumah yang baik karena ia pandai memuaskan keinginan tamu-tamunya, dan mahir berkomunikasi. Dalam kehidupannya, ada dua hal yang diutamakan yaitu persahabatan dan spiritualitas. Biru sangat bahagia jika mampu menjalin persahabatn yang erat dan mesra. Sebaliknya, ia akan merasa hancur dan depresi jika harus berada sendirian dan dalam kondisi persahabatan yang buruk.
* Cenderung mengubah diri
Karena ingin dicintai, biru cenderung mengubah dirinya. Jika warna lain membutuhkan waktu untuk menyendiri, biru akan berpikir kalau ia tidak lagi dicintai, karena aura ini ingin selalu berada di dekat orang-orang yang dicintainya.
* Perasa
Biru adalah aura yang paling perasa di antara semua warna aura. Orang beraura biru mudah mengeluarkan air mata dalam keadaan marah, sedih, maupun senang. Ia mementingkan hati dan perasaan, suka melindungi, hangat, dan penuh kasih sayang. Tujuan hidupnya di dunia ini adalah memberi cinta, mengajarkan kasih dan belajar mencintai. Ia ingin semua orang merasa dicintai dan diterima. Dia tidak segan-segan mencurahkan waktu dan tenaga untuk teman-teman yang membutuhkan.
* Mempuyai naluri kuat
Orang beraura biru dapat merasakan jika sesuatu akan terjadi. Contohnya, jika ia memikirkan seseorang yang sudah lama tidak dijumpainya, dalam waktu tidak berapa lama orang tersebut menghubunginya. Jika ia menghadapi masalah baik dalam persahabatn, bisnis, kesehatan maupun hal lain, biru hanya perlu berdiam diri dan berkonsentrasi untuk mendapatkan jawaban yang ia perlukan.

Keterbatasan dan kekuatan aura biru.
* KETERBATASAN :
Selalu ragu apakah ia benar-benar dicintai karena biru ingin dicintai melebihi apa pun yang ada di dunia ini, ada baiknya ia belajar bahwa ‘Ia dicintai karena apa yang keluar dari hatinya, bukan dari perbuatannya’. Selain itu, orang beraura biru sering terlalu dramatis dalam memandang cinta, dan cenderung memanupulasi orang lain.
* KEKUATAN :
Orang beraura biru mampu merasakan dan mengetahui apa yang dipikirkan orang lain. Biru mempunyai apa yang dipikirkan orang lain. Biru mempunyai banyak teman. Orang-orang senang berada di dekatnya karena dapat merasakan pancaran kehangatan, dan kasih sayangnya. Sayangnya, banyak orang yang cenderung memanfaatkan sifat murah hati dan ketidakegoisan aura ini.

Sabtu, 28 April 2012

Allah sangat bergantung pada sikap dan perilaku hamba-Nya

Dari Abu Hurairah ra. Berkata, bersabda Rasulullah saw. : Allah berfirman: “Aku tergantung pada prasangka hamba-Ku, dan Aku bersamanya jika ia mengingat-Ku; jika ia mengingat-Ku dalam jiwanya, maka Aku mengingatnya dalam diri-Ku; dan jika ia mengingat-Ku dalam lintasan pikirannya, niscaya Aku akan mengingat-Nya dalam pikirannya kebaikan darinya (amal-amalnya); dan jika ia mendekat kepada-ku setapak, maka aku akan mendekatkannya kepada-Ku sehasta; jika ia mendekat kepada-ku sehasta, maka aku akan mendekatkannya kepada-Ku sedepak dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan menghampirinya dengan berlari.” (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim).

i-Personic

Introvert-sensorik-perasa-penilai, Tipe realis adalah pribadi-pribadi yang hangat dan suka menolong. Mereka melakukan pekerjaan mereka dengan sungguh-sungguh dan memiliki bakat mengorganisir yang menonjol. Seringnya mereka merasa terikat dengan nilai-nilai tradisional. Keluarga, khususnya, sangat penting bagi tipe Realis Baik Hati. Kepuasan tertinggi mereka adalah ketika menjadikan diri mereka berguna dan mengurus orang lain. Namun mereka tidak suka menonjolkan diri; mereka lebih suka menuntaskan pekerjaan mereka di luar sorotan. Tipe Realis Baik Hati adalah pecandu kerja yang sesungguhnya; mereka sangat bisa diandalkan dan tidak ada yang berlebihan bagi mereka dalam urusan menyelesaikan pekerjaan. Ketelitian, kesungguhan, dan kepatuhan adalah kekuatan-kekuatan mereka. Mereka lebih suka situasi yang tertata dan akrab ketimbang situasi baru dan belum diketahui.

Dalam menghadapi orang lain, tipe Realis Baik Hati sangat menjaga perasan dan senang menolong; dengan senang hati mereka selalu mengesampingkan kebutuhan mereka sendiri demi keluarga dan teman-teman mereka. Rumah mereka biasanya sangat resik, hangat, dan rapi. Perfeksionisme di satu sisi dan ketidaksukaan mereka untuk mendelegasikan tugas di sisi lainnya sering membuat mereka menanggung terlalu banyak tanggung jawab baik secara profesional maupun pribadi. Mereka tidak tahan ketidakselarasan; konflik membuat mereka sangat tidak bahagia. Anda nyaris bisa menjuluki mereka kecanduan harmoni – dan ini terkadang membuat mereka mengabaikan diri sendiri dan keinginan-keinginan mereka sendiri karena mereka tidak mampu menolak.

Tipe Realis Baik Hati mengidamkan hubungan seumur hidup yang stabil dan penuh kepercayaan. Pernikahan dan keluarga sangat penting bagi mereka. Mereka mengurus pasangan mereka dengan pernuh perhatian dan kasih sayang serta banyak mengalah demi hubungan yang harmonis. Mereka juga teman yang setia dan dapat diandalkan. Namun demikian, mereka dapat sangat terluka jika komitmen mereka terhadap orang lain terlalu lama tidak dihargai.

Senin, 23 April 2012

Anak – anak itu..

Bahagia, ketika melihat senyum merekah bahagia mereka. Bahagia melihat mereka bahagia. Bahagia bisa berbagi rasa bahagia bersama mereka. Tetapi miris rasanya, sedih bercampur aduk ketika melihat anak-anak itu berada dijalan. Kadang aku berpikir apakah mereka tidak punya mimipi? Tidak punya cita-cita? Apa yang sebenarnya mereka inginkan? Apa yang mereka impikan? Apakah mereka tidak punya tujuan? Dan kadang pikiran jahatpun menghinggapi pikiranku, apakah mereka malas untuk bersekolah, dan haya ingin bersenang-senag, ingin bebas, tidak ada yang mengekang?
Semua pertanyaanku musnah, ketika aku melihat sosok-sosok mereka yang polos, yang lugu, senyum bahagia mereka, senyuman- senyuman mereka. Walau hanya melihat mereka di layar televisi. Ketika aku bertanya apakah mereka tidak punya mimpi ataupun cita-cita, ternyata jawabanku salah. Bukan mereka tidak punya mimpi, cita-cita dan lain sebagainya. Setiap dari mereka punya. Mereka punya itu. Dan jawaban mereka adalah “aku ingin menjadi seorang presiden”, “aku ingin menjadi seorang ustadz”,”aku ingin menjadi orang kaya, pengusaha kaya, supaya aku bisa membantu anak jalanan yang lain”,”aku ingin mengaji, supaya bisa masuk surga”. Itulah jawaban polos mereka mungkin. Tapi menurutku, itu adalah sebuah cita-cita yang besar. Mimpi yang besar menurutku.
Banyak dari mereka yang mempunyai keinginan untuk belajar, untuk mengaji. Banyak mereka yang ingin melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk masa depan mereka. Mereka sama seperti anak-anak lain pada umunya. Mereka punya mimpi, cita-cita, dan punya tujuan. Yang mereka butuhkan adalah kasih sayang. Bukan untuk dihindari, ataupun dijauhi. Bahagia bisa melihat senyum bahagia mereka. Bahagia bisa melihat mereka tertawa bahagia.
Dan aku bersyukur, masih banyak orang yang peduli tentang mereka. Dapat membantu mereka. Dan dapat memberi kasih sayang pada mereka. Semoga, mereka dapat menggapai cita-cita dan mimpi mereka, untuk menyambut masa depan yang lebih baik. Bukan hanya untuk mereka, tetapi untuk orang-orang yang berada disekitar mereka. Bukankan jika mimpi-mimpi mereka terkabul, itu bukan hanya untuk mereka? Karena yang mereka inginkan, bukan hannya untuk mereka. Tetapi juga untuk kebahagian orang lain.
Semangat untuk kalian yang mempunyai mimpi, semangat untuk kalian yang ingin belajar, dan semangat untuk kalian yang ingin memberi kebahagiaan kepada orang lain. Semoga senyum kalian tidak pernah pudar, semangat kalian tidak pernah luntur, dan terus berjuang untuk meraih mimpi yang kalian inginkan.

Selasa, 20 Maret 2012

Aku Ingin...


Aku ingin menjadi seseorang yang cerdas, jenius
Aku ingin menjadi seseorang yang humoris
Aku ingin menjadi seseorang yang bijaksana
Aku ingin menjadi seseorang yang dermawan
Aku ingin menjadi seorang pendengar yang baik
Aku ingin menjadi seseorang yang pandai berbicara
Aku ingin mengajak orang lain ke jalan yang benar
Aku ingin menjadi orang yang orang lain selalu medengar perkataanku
Aku ingin menjadi seseorang yang orang lain bisa selalu bangga padaku
Aku ingin menjadi seseorang yang dapat membuat orang selalu merasa bahagia
Aku ingin menjadi seseorang yang  tidak ada cela sedikitpun
Tapi..
Bukankan itu tidak mungkin?
Tidak mungkin semua hal itu berada padaku
Karena tidak ada didunia ini seseorang yang sempurna
Tidak ada seorangpun yang tidak ada ‘cacat’ dalam dirinya
Jika semua orang sempurna?
Entahlah
Bukan berarti harus sempurna
Hanya..
Bagaimana caraku menyikapi setiap kekurangan
Dan bagaimana caraku untuk menyikapi setiap kelebihan
Bukan kekurangan yang terus membuatku terpuruk untuk menjadi seseorang yang sempurna
Ataupun kelebihan yang membuatku sombong, tinggi hati

Jumat, 16 Maret 2012

Lagi dan lagi..

Untuk kesekian kalinya, dia mengecewakan mereka lagi. Bukan untuk satu atau dua kali, tapi untuk kesekian kali. Entah apa maksud dan tujuannya mengecewakan mereka. Mereka yang membuat dia bahagia, mereka yang selalu memberi banyak kebahagiaan untuknya.
Apakah dia selalu berusaha untuk mencoba, walau hanya satu kali. Bukan, bukan sekali. Tetapi mestinya sesering mungkin. Karena jika dia memberi mereka kebahagiaan hanya sekali, bukankan itu tidak adil. Tidak adil, karena mereka memberi banyak kebahagiaan sedangkan dia hanya memberi mereka satu kali kebahagiaan. Itu tidak adil bukan, sangat tidak adil. Apakah dia sudah sering mencoba? Mencoba untuk membahagiakan mereka, melihat raut bahagia mereka, melihat senyuman bahagia mereka?Memang tidak ada seorangpun yang sempurna didunia ini. Tapi, tidak pernah terpikirkah dia untuk mencoba/ Setidaknya mencoba hanya untuk satu kali untuk membahagiakan mereka. Mungkin dengan itu dia bisa puas, bukan, bukan puas. Tapi dia melakukan itu untuk melihat betapa bahagianya mereka. Dan melakukan banyak hal lagi yang dapat membuat mereka bahagia. 


Selasa, 06 Maret 2012

Makan dan Minum Berdiri?




Makan dan minum. Sepertinya itu adalah hal yang selalu kita lakukan. Setiap hari, setiap pagi siang sore, atau malah setiap jam? Ternyata, dalam melakukan kegiatan tersebut (makan dan minum) ada etikanya loh. Salah satunya adalah tidak makan dan minum dalam keadaan berdiri. Larangan ini terdapat dalam hadist, hadist itu berbunyi : 
Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
لَا يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِيَ فَلْيَسْتَقِئْ
“Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntahkan.” (HR. Muslim no. 2026)

Dari Anas radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:
أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِمًا
“Bahwa beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.” (HR. Muslim no. 2024).

Sepertinya kita sering makan dan minum dalam keadaan berdiri. Bahkan sepertinya hal itu sudah menjadi hal yang lumrah. Kenapa makan dan minum tidak boleh dilakukan dalam keadaan beridiri? Padahal kan makan dan minum bisa bebas dilakukan dimana saja. Yang penting di tempat yang tempat kan? Ternyata, ini ada pembuktian ilmiahnya.
Secara ilmiah, makan sambil duduk dan tetap pada satu tempat membuat otak tidak akan memikirkan makanan lain selain yang ada di hadapannya saat itu. Hal itu karena tubuh akan memberikan sinyal pada otak untuk tidak perlu mencicipi makanan lainnya dan fokus pada satu makanan ketika sedang duduk, dan hal itu membuat Anda lebih sedikit memasukkan kalori dalam tubuh. Mengapa Rasulullah melarang ummatnya minum berdiri. Dalam hadist disebutkan “janganlah kamu minum sambil berdiri” Ini dibuktikan dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.
Dari Anas r.a. dari Nabi saw.: "Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri. Qatadah berkata, "Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa itu lebih buruk." Pada saat duduk, apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan. Adapun rasulullah saw pernah sekali minum sambil berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!
Manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat terpenting pada saat makan dan minum. Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, di mana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat.
Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung.
Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokkan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.
Dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringter. Sfringter adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal.

Setelah tau ternyata makan dan minum sambil berdiri itu tidak baik buat tubuh? Mulai untuk tidak makan dan minum sambil berdiri, tidak rugi kan? Malah itu baik untuk kesehatan. J

Minggu, 26 Februari 2012

Hari Seperti Apa Yang Akan Kau Jalani



Tugasku adalah menentukan hari seperti apa yang akan ku jalani
Hari ini aku bisa mengeluh karena cuaca hujan
Atau aku bisa bersyukur karena rerumputan tersirami dgn gratis

Hari ini aku bersedih karena tidak memiliki uang
Atau aku bisa senang karena kondisi itu mendorongku untuk merencanakan belanjaku secara bijak dan membimbingku agar tidak bersikap boros


Hari ini aku mengeluh karena aku harus pergi ke skolah
Atau dengan semangat aku bisa membuka pikiranku dan mengisinya dengan berbagai pengetahuan baru

Hari ini aku bosa menggerutu atas kondisi  kesehatanku
Atau aku bisa merasa senang bahwa aku masih hidup

Hari ini aku bisa menangis karena bunga mawar memilikik duri
Atau aku bisa bersyukur duri memiliki mwar

Hari ini aku bersedih karena temanku sedikit
Atau dengan bersemangat aku bisa memulai pertemanan baru

Hari ini aku bisa merengek karena harus pergi kerja
Atau bisa bergembira karena memiliki sesuatu untuk dikerjakan

Tugasku adalah menentukan macam hari yg akan kujalani


-Tafakur_Gado-gado Simpang Lima-